Kabar baik bagi para pemuda-pemudi di seluruh pelosok negeri yang bercita-cita mengabdi kepada bangsa. Proses seleksi penerimaan Polri 2026 akhirnya resmi dibuka dengan berbagai formasi menarik.
Rekrutmen tahun ini memberikan kesempatan luas melalui jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, hingga Tamtama. Seluruh tahapan seleksi dipastikan memegang teguh prinsip transparansi dan keadilan.
Mempersiapkan diri sejak dini merupakan kunci utama untuk menembus ketatnya persaingan tes kepolisian. Informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, hingga panduan pendaftaran sangat dibutuhkan agar tidak salah langkah.
Informasi Umum Penerimaan Polri 2026
Rangkaian rekrutmen atau seleksi calon anggota kepolisian selalu menjadi momen yang ditunggu setiap tahun. Pada pembukaan penerimaan Polri 2026, antusiasme masyarakat diprediksi akan semakin tinggi mengingat besarnya peluang karir yang ditawarkan. Institusi kepolisian secara tegas menerapkan prinsip BETAH dalam setiap proses rekrutmen.
- Bersih: Tidak ada praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam bentuk apa pun.
- Transparan: Seluruh hasil ujian dan tes langsung diumumkan secara terbuka.
- Akuntabel: Sistem penilaian dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan regulasi.
- Humanis: Pelayanan dari panitia penyelenggara mengedepankan sikap ramah dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
Selain prinsip BETAH, poin paling krusial yang harus diingat adalah seluruh tahapan pendaftaran hingga pendidikan tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.
Jangan pernah percaya pada oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan instan dengan meminta sejumlah uang. Persiapan fisik, mental, dan intelektual adalah modal utama untuk bisa lolos menjadi abdi negara.
Jadwal Lengkap Seleksi Akpol, Bintara, dan Tamtama 2026
Memahami jadwal seleksi sangat penting agar tidak tertinggal informasi atau terlambat mengumpulkan berkas.
Penerimaan Polri 2026 membagi jadwal menjadi tiga kategori utama, yakni Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama. Berikut rincian jadwal kegiatan rekrutmen secara mendetail.
| Kegiatan Seleksi Taruna Akpol 2026 | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Pendaftaran Online dan Verifikasi | 9 – 30 Maret 2026 |
| Pakta Integritas | 31 Maret 2026 |
| Rikmin Awal | 31 Maret – 4 April 2026 |
| Rikkes I | 7 – 11 April 2026 |
| CAT Psikologi I | 23 – 25 April 2026 |
| CAT Uji Akademik | 6 – 11 Mei 2026 |
| Pelaksanaan EKG | 17 – 19 Mei 2026 |
| Uji Jasmani dan Antro | 21 – 24 Mei 2026 |
| Sidang Menuju Rikkes II | 4 Juni 2026 |
| Rikkes II | 5 – 6 Juni 2026 |
| PMK dan PSI II | 13 – 15 Juni 2026 |
| Rikmin Akhir | 16 – 17 Juni 2026 |
| Sidang Akhir Panda | 26 Juni 2026 |
| Seleksi Tingkat Pusat (Panpus) | 3 – 27 Juli 2026 |
| Buka Pendidikan Akpol | 1 Agustus 2026 |
| Kegiatan Seleksi Bintara Polri 2026 | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Pendaftaran Online dan Verifikasi | 9 – 30 Maret 2026 |
| Pakta Integritas | 31 Maret 2026 |
| Rikmin Awal | 5 – 10 April 2026 |
| Rikkes I | 12 – 25 April 2026 |
| CAT Psikologi I | 26 April – 3 Mei 2026 |
| Uji Akademik, Uji Komputer, dan TKK | 12 – 26 Mei 2026 |
| Sidang Menuju Rikkes II | 4 Juni 2026 |
| Rikkes II | 7 – 10 Juni 2026 |
| UKJ (Uji Kesamaptaan Jasmani) | 11 – 15 Juni 2026 |
| PSI II dan PMK | 16 – 20 Juni 2026 |
| Supervisi Panpus | 24 – 26 Juni 2026 |
| Sidang Akhir Kelulusan | 3 Juli 2026 |
| Buka Pendidikan Bintara Polri | 20 Juli 2026 |
| Kegiatan Seleksi Tamtama Polri 2026 | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Pendaftaran Online dan Verifikasi | 9 – 30 Maret 2026 |
| Pakta Integritas | 31 Maret 2026 |
| Rikmin Awal | 12 – 17 April 2026 |
| Rikkes I | 26 – 30 April 2026 |
| CAT Psikologi I | 4 – 5 Mei 2026 |
| Uji Akademik | 24 – 26 Mei 2026 |
| Sidang Menuju Rikkes II | 4 Juni 2026 |
| Rikkes II | 11 – 12 Juni 2026 |
| Uji Jasmani dan Antro | 16 – 18 Juni 2026 |
| PMK dan PSI II | 21 – 23 Juni 2026 |
| Rikmin Akhir & Supervisi Panpus | 24 – 27 Juni 2026 |
| Sidang Akhir Kelulusan | 3 Juli 2026 |
| Buka Pendidikan Tamtama Polri | 20 Juli 2026 |
Persyaratan Utama Pendaftaran Calon Anggota Polri Tahun 2026
Calon pendaftar wajib memenuhi kriteria umum sebelum melangkah ke proses pendaftaran.
Syarat dasar ini bertujuan untuk menyaring calon peserta yang benar-benar siap mengabdi pada negara secara legal dan memenuhi kualifikasi dasar pendidikan.
- Wajib berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) baik pria maupun wanita.
- Batas usia minimal adalah 18 tahun pada saat pelantikan menjadi anggota kepolisian yang sah.
- Tingkat pendidikan paling rendah adalah lulusan SMA/MA/Sederajat untuk pendaftar Akpol, Bintara, dan Tamtama. Sedangkan untuk jalur SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana), wajib memiliki ijazah minimal sarjana sesuai jurusan yang dibutuhkan.
Syarat Administrasi dan Dokumen Wajib
Selain syarat umum di atas, kelengkapan berkas fisik menjadi penentu pada tahap verifikasi awal. Dokumen ini harus valid, asli, dan sudah dilegalisir oleh pihak berwenang sesuai dengan peraturan pendaftaran Polri 2026.
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotokopi legalisir.
- Kartu Keluarga (KK) asli dan salinan.
- Akta Kelahiran dari catatan sipil.
- Ijazah beserta Transkrip Nilai mulai dari tingkat SD hingga pendidikan terakhir yang sudah dilegalisir.
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat.
- Surat Keterangan Sehat dari fasilitas kesehatan resmi.
- Pas foto terbaru dengan latar belakang warna tertentu sesuai instruksi panitia daerah.
Standar Tinggi Badan Minimal Penerimaan Polri 2026
Kondisi fisik menjadi salah satu penilaian krusial dalam penerimaan Polri 2026. Standar tinggi badan diterapkan untuk memastikan kesiapan fisik dalam menjalankan tugas kepolisian di lapangan.
Ukuran tinggi ini bervariasi bergantung pada jalur pendaftaran yang diambil.
- Jalur Terpadu (Akpol, Bintara, Tamtama Umum)
Calon peserta pria wajib memiliki tinggi badan paling rendah 165 cm. Untuk calon peserta wanita (khusus Akpol dan Bintara PTU), batas minimalnya adalah 163 cm. - Jalur Perwira SIPSS
Mengingat jalur ini mencari lulusan sarjana untuk keahlian spesifik, standar tingginya sedikit berbeda. Pria minimal 162 cm dan wanita minimal 157 cm.
Ketentuan Khusus Wilayah Tertentu
Pihak kepolisian juga memberikan penyesuaian atau dispensasi bagi calon pelamar yang berasal dari wilayah tertentu. Kebijakan ini khusus diberlakukan untuk Orang Asli Papua (OAP) guna memberikan peluang pemerataan personel.
- Pendaftar Wilayah Pesisir: Pria diwajibkan memiliki tinggi paling kurang 163 cm, sementara pendaftar wanita minimal 158 cm.
- Pendaftar Wilayah Pegunungan: Standar sedikit diturunkan dengan ketentuan pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.
- Pengukuran Resmi: Perlu diingat, validasi tinggi dan berat badan ideal (berdasarkan Indeks Massa Tubuh/IMT) hanya sah jika dilakukan menggunakan alat ukur resmi dari panitia di Polres atau Polda setempat pada saat verifikasi.
Tata Cara Registrasi Penerimaan Polri 2026 Online dan Verifikasi Berkas
Proses rekrutmen masa kini memanfaatkan sistem daring untuk kemudahan akses. Calon peserta tidak perlu langsung datang ke kantor polisi untuk mendaftar di awal.
Cukup sediakan perangkat komputer atau ponsel pintar dengan koneksi internet yang stabil.
- Akses Portal Resmi
Langkah pertama adalah membuka situs web penerimaan.polri.go.id. Pastikan mengakses alamat yang benar untuk menghindari penipuan. - Pemilihan Jalur
Pada halaman utama, pilih jenis seleksi sesuai minat dan kualifikasi, apakah itu Akpol, Bintara, atau Tamtama. - Pengisian Data
Masukkan kelengkapan data diri, identitas orang tua, serta nilai akhir ijazah atau rapor secara teliti. Hindari kesalahan pengetikan nama atau angka, karena dapat berakibat fatal pada tahap administrasi. - Cetak Bukti Registrasi
Setelah seluruh form terisi penuh dan tersimpan, sistem akan menerbitkan Nomor Registrasi dan kata sandi. Segera cetak formulir tersebut sebagai tanda bukti. - Verifikasi Langsung
Bawa bukti registrasi cetak beserta dokumen persyaratan asli dan fotokopi ke Polres atau Polda sesuai jadwal. Berpakaianlah dengan sopan (kemeja putih, celana bahan hitam) saat melakukan verifikasi ini untuk menukarkan nomor menjadi Nomor Peserta Ujian resmi.
Rangkaian Tahapan Tes Pendaftaran Polri Sistem Gugur
Penerimaan Polri 2026 mengadopsi seleksi dengan sistem gugur. Jika peserta tidak memenuhi nilai standar pada satu tahapan, maka perjalanan rekrutmen otomatis terhenti.
Tahapannya diawali dari Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) Awal hingga Sidang Terbuka Penetapan Kelulusan Akhir (Pantukhir).
Pada tahap awal, panitia akan menyeleksi keaslian ijazah, KTP, dan Akta Kelahiran. Setelah itu berlanjut ke Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I yang menyoroti anatomi luar tubuh seperti kondisi gigi, mata (minus/buta warna), bentuk kaki (X atau O), hingga kulit.
Ujian Akademik dan Psikologi
Kecerdasan intelektual dan kematangan emosional diukur secara objektif melalui ujian tertulis berbasis komputer. Nilai dari tes ini sangat mendongkrak peringkat akhir peserta.
- Psikologi Tahap I: Mengukur ketelitian, kepribadian, dan kecerdasan lewat soal-soal spesifik yang harus dikerjakan dalam batas waktu tertentu.
- Uji Akademik (CAT): Peserta diuji pemahamannya terkait Pengetahuan Umum, Wawasan Kebangsaan, Bahasa Inggris, dan Matematika dasar. Sistem Computer Assisted Test (CAT) menjamin nilai keluar secara real-time dan bebas kecurangan.
Tes Kesamaptaan Jasmani (Kesjas)
Kesiapan fisik akan digembleng langsung di lapangan. Ketahanan tubuh dan postur ideal adalah syarat mutlak untuk menunjang tugas operasional kepolisian di masa depan.
- Lari 12 Menit: Merupakan bagian dari Kesamaptaan A untuk mengukur daya tahan paru-paru dan jantung. Semakin jauh jarak yang ditempuh, nilai semakin tinggi.
- Latihan Beban Tubuh: Masuk dalam kategori Kesamaptaan B. Terdiri dari pull-up (atau chinning untuk wanita), sit-up, push-up, dan shuttle run (lari angka delapan).
- Renang: Uji ketangkasan berenang sejauh 25 meter menggunakan gaya dada atau gaya bebas.
- Antropometri: Penilaian keserasian struktur dan postur tubuh secara menyeluruh.
Strategi Jitu Lolos Seleksi Penerimaan Polri 2026 Tanpa Calo
Banyak peserta gagal bukan karena kurang pintar, melainkan kurangnya persiapan strategi. Kompetisi untuk menjadi anggota Polri menuntut kedisiplinan sejak jauh hari.
Prinsip kemandirian harus dipegang teguh. Mengandalkan kemampuan sendiri jauh lebih baik daripada terbujuk rayuan oknum penipu.
Persiapan Fisik dan Kesehatan
Kebugaran tidak bisa dibentuk hanya dalam waktu satu malam. Latihan berkelanjutan adalah kunci untuk mendapatkan rekor terbaik di ujian jasmani.
- Medical Check-Up (MCU) Mandiri: Lakukan pengecekan medis di RS Bhayangkara atau laboratorium swasta sebelum pendaftaran Polri 2026 dibuka. Ini berguna untuk mendeteksi penyakit dalam, varises, ambeien, atau gigi berlubang sehingga bisa diobati lebih awal.
- Pola Hidup Sehat: Kurangi kebiasaan begadang, hindari merokok, dan jauhi alkohol agar hasil rekam jantung (EKG) dan tekanan darah tetap normal.
- Simulasi Kesjas: Biasakan berlatih lari rutin dengan target minimal jarak 2.400 meter. Perbaiki postur saat melakukan push-up dan pull-up agar gerakan dihitung sah oleh panitia penilai.
Latihan Mental dan Akademik
Kekuatan mental dan ketelitian sangat berpengaruh ketika berhadapan dengan soal-soal ujian. Kelalaian kecil pada urusan berkas juga kerap menjadi batu sandungan yang menyakitkan.
- Ketelitian Berkas: Cocokkan setiap huruf pada nama di KTP, Ijazah, dan KK. Jika ditemukan ketidaksesuaian satu huruf saja, segera perbaiki di Disdukcapil atau sekolah asal.
- Tryout Mandiri: Sering berlatih mengerjakan simulasi soal CAT dan tes psikologi (seperti tes koran/Pauli) agar terbiasa dengan tekanan waktu ujian sebenarnya.
Layanan Pengaduan dan Kontak Resmi Polri
Panitia Seleksi Polri menyediakan saluran komunikasi terbuka untuk merespons pertanyaan dan menampung laporan pengaduan. Seluruh pendaftar diimbau hanya mencari info melalui kanal resmi agar terhindar dari informasi palsu.
| Jenis Layanan & Instansi | Kontak / Informasi Lengkap |
|---|---|
| Hotline Pusat (SSDM Polri) | Telepon: 1500 598 atau (021) 8060 2198 WhatsApp: 0813 9920 9898 |
| Website & Sosial Media Pusat | Web: penerimaan.polri.go.id IG: @rekrutmen_polri |
| Polda Metro Jaya (Jakarta) | penerimaan.polri.go.id/hotline |
| Polda Sumatera Barat | 0821 2000 8539 / 0821 3940 1998 |
| Polda Riau | 0822 6891 3322 |
| Polda Sumatera Utara | 0812 6037 4796 |
| Polda Aceh | 0822 9762 1978 |
| Pengaduan Propam (Yanduan) | WhatsApp: 0855 5555 4141 |
| Call Center Kepolisian Umum | 110 (Gratis 24 Jam) |
Bila ditemukan indikasi pungutan liar atau janji kelulusan dengan syarat menyerahkan sejumlah uang, segera buat laporan melalui layanan Yanduan Propam. Institusi Polri akan memberikan sanksi tegas bagi oknum yang bermain curang dalam seleksi ini.
Akhir Kata
Pembukaan Penerimaan Polri 2026 menjadi momentum emas bagi para tunas bangsa untuk mengabdikan raga pada negara.
Ketatnya persaingan dari tahap administrasi, tes akademik, hingga uji kesamaptaan jasmani menuntut kesiapan fisik dan mental yang paripurna. Mengandalkan usaha sendiri dan percaya pada kemampuan pribadi adalah satu-satunya jalan menuju kelulusan.
Selalu pantau informasi resmi melalui situs web rekrutmen untuk mencegah salah jadwal. Semoga rangkaian persiapan panjang yang telah dilalui membuahkan hasil manis menjadi anggota kepolisian yang profesional dan berintegritas tinggi.